The Tree, restoran utama hotel bintang 5 Amaranta Prambanan Yogyakarta dengan bangunan kayu jati dua lantai
Kuliner
5 menit

Restoran Hotel Bintang 5 dengan View Terbaik di Jogja: The Tree

Amaranta Editorial

Amaranta Editorial

Amaranta Prambanan Yogyakarta

The Tree, restoran utama hotel bintang 5 Amaranta Prambanan Yogyakarta dengan bangunan kayu jati dua lantai

The Tree bukan nama yang dipilih untuk kedengaran puitis — bangunan dua lantai berbahan kayu jati earth-tone ini benar-benar punya pohon yang tumbuh di dalamnya. Sebagai restoran utama Amaranta Prambanan, tempat ini menjadi pusat pengalaman bersantap di hotel, dengan teras open-air yang menghadap langsung ke arah Merapi dan Candi Prambanan.

Market to Table: Dapur yang Tahu Dari Mana Bahannya Berasal

Konsep The Tree adalah market to table — bukan sekadar slogan, melainkan cara kerja dapur yang banyak mengandalkan bahan dari kebun organik milik sendiri dan bebas MSG. Pendekatan ini berlaku baik untuk masakan Asia maupun Kontinental yang ada di menu, dan menjadi alasan The Tree lebih pas disebut tempat bersantap elegan-kasual ketimbang restoran formal yang serba kaku.

Anglo: Teknik Memasak yang Jadi Identitas

Signature Amaranta Spices dipadukan dengan teknik memasak anglo — brazier tradisional — untuk sejumlah hidangan andalan dapur. Teknik ini bukan sekadar gimmick; ia menentukan tekstur dan aroma akhir masakan, dan menjadi salah satu hal yang membuat menu The Tree terasa berbeda dari restoran hotel pada umumnya. Detail hidangan spesifiknya layak dibahas terpisah — yang penting dipahami di sini, anglo adalah fondasi dapur, bukan metode sesekali.

Ruang yang Dirancang untuk Beberapa Kelompok Tamu Sekaligus

Teras terbuka The Tree menampung puluhan kursi dengan suasana yang tetap nyaman untuk makan berdua maupun bersama keluarga besar. Di dalam bangunan, tersedia playground kecil dan games corner — detail yang jarang ditemukan di restoran hotel, dan menunjukkan The Tree dirancang juga untuk tamu yang membawa anak, bukan hanya pasangan atau pebisnis.

Jam Bersantap: Dari Sarapan Sampai Makan Malam

The Tree buka untuk sarapan pukul 06.00–10.00 (Sabtu–Minggu hingga 10.30), lalu lanjut untuk makan siang dan malam pukul 11.30–22.30. Jendela waktu yang panjang ini berarti pemandangan saat sarapan — pagi yang masih sejuk — terasa berbeda dari yang terlihat saat makan malam, ketika cahaya sudah meredup di balik Merapi.

Lebih dari Sekadar Restoran Hotel

The Tree menyatukan tiga hal yang biasanya berdiri sendiri-sendiri di hotel lain: dapur yang sadar asal bahan, teknik masak yang jadi identitas, dan pemandangan yang tidak perlu dicari karena sudah ada di depan mata. Kombinasi inilah yang menempatkannya sebagai bagian penting dari pengalaman menginap di Amaranta, bukan sekadar fasilitas pelengkap.

Tim The Tree dan Experience Desk Amaranta Prambanan Yogyakarta siap membantu reservasi untuk sarapan, makan siang, atau makan malam dengan pemandangan terbaik.

Amaranta Editorial

Amaranta Editorial

Tim editorial Amaranta Prambanan Yogyakarta, berbagi cerita dan inspirasi perjalanan dari hotel bintang 5 terbaik di Jogja.